Skip to main content
Asalamualaikum w.b.t.

KEISTIMEWAAN AL QUR’AN


Turunnya Al Qur’an merupakan peristiwa besar yang dialami oleh Rasulullah SAW di bulan Ramadhan. Allah menurunkan Al Qur’an langsung kepada Rasulullah SAW melalui perantara malaikat Jibril untuk memberi petunjuk kepada seluruh umat manusia. Al Qur’an dijadikan pedoman oleh umat manusia untuk menata kehidupan dan mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.
“Bulan Ramadan, bulan yang diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeza (antara yang hak dan yang batil).”
(Surah  Al Baqarah : 185)
Al Quran diturunkan secara beransur-ansur (bertahap). Al Quran diturunkan dengan cara tersebut sesuai dengan keperluan atau sesuai dengan permasalah yang terjadi saat itu untuk memberikan jawapan atas permasalahan yang dihadapi para Sahabat Rasulullah SAW di masa itu.
“Ðan Al Qur’an itu telah Kami turunkan dengan beransur-ansur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bahagian demi bahagian”
(Surah  Al Isra : 106)
Ternyata, ada maksud tersendiri dengan turunnya Al Qur’an secara bertahap. Dengan turunnya Al Qur’an secara bertahap, melatih umat manusia untuk sabar dalam menghadapi cubaan dan bertahap dalam memahami hukum Islam. Hal ini juga dimaksudkan untuk memberi kemudahan bagi manusia untuk menghafal, memahami serta mengamalkannya.
“Wahai umat manusia, sungguh telah datang kepada kalian keterangan yang jelas dari Rabb kalian, dan Kami turunkan kepada kalian cahaya yang terang-benderang.”
(Surah  An –Nisaa : 174)
Al Qur’an diturunkan kepada umat manusia yang saat itu sedang banyak mengalami masalah sosial, politik, ekonomi, hukum, dan syariah. Orang-orang pada zaman tersebut memiliki etika dan moral yang sangat rendah sehingga hal tersebut menjadi suatu kemunduran dalam kehidupan beragama. Pada saat itu juga umat manusia masih belum memiliki ilmu pengetahuan yang sebenarnya memerlukan penjelasan terhadap sesuatu yang sedang dihadapinya.
Oleh kerana itu, turunnya Al Qur’an menjadi cahaya baru yang membimbing umat manusia kepada kebenaran. Segala sesuatu yang menjelaskan berbagai sisi kehidupan kita jelas tertulis di dalam Al Qur’an. Berbagai ilmu pengetahuan dijelaskan di dalam Al Qur’an yang turun pada zaman yang belum mengenal teknologi sama sekali, jauh berabad-abad yang lalu dan sekarang ini terbukti kebenarannya. Sungguh Maha Benar Allah dengan segala ciptaan-Nya.
” Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok. Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan khabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahawa mereka akan mendapatkan balasan yang baik. Mereka akan kekal didalamnya untuk selama-lamanya”.
(Surah  Al-Kahf : 1-3)
Al Qur’an dijadikan sebagai pengingat umat manusia agar kita selalu menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Apapun yang kita jalani sekarang ini di dunia harus berdasarkan apa yang tertera di dalam Al Qu’ran seperti syariah, perdamaian, kebenaran, cara pandang dalam kehidupan, dan lain - lain agar kita dapat menempuh jalan lurus untuk menghindarkan diri dari kesesatan dunia.
Oleh kerana itu, di bulan suci Ramadhan yang merupakan bulan turunnya Al Quran, kita harus memperbanyak membaca dan memahami isi dari Al Quran agar kita boleh benar-benar memahami isi Al Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Comments

Popular posts from this blog

Lafaz tauhid dan lafaz selamat tinggal terbaik. Kita selalu fikir masa depan, tapi kita lupa akan 'hari esok'.  "..dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa sahaja yg telah dilakukan utk hari esok (akhirat).."  - [al-Hasyr 59:18-19] "SELAMAT TINGGAL"                "...Permintaan terakhirku..jgn kau lafazkan..walaupun seketika, walaupun sekelip mata..simpan saja kata-                           kata, ke akhir hayat yang ada.. " Kematian adalah kepastian . "Merasai Mati" diulang hampir  5 kali  dalam al-Quran. Firman Allah:                                              Surah Al-Anbiya' (21):35 Tiada siapa dapat lepas  dari kematian. Manusia pasti mati dan  tidak kekal abadi di dunia . Firman Allah lagi: ...

Menangislah

Dalam kehidupan ini, banyak sangat cabaran, ujian dan dugaan. Kadang-kadang kita tabah, tapi banyaknya kita tewas. Bila sedih tertekan sangat-sangat, penulis syorkan menangis sahajalah. Menangis bukan bererti mengabaikan baca al-Quran, solat dan sabar, serta berzikir. Menangis adalah fitrah manusia. Dari segi kedoktoran penulis taklah tahu sangat, tapi air mata pun rupa-rupanya ada beberapa jenis. Air mata yang asas dihasilkan terus-menerus untuk menjaga mata kita tetap bersih, pentingnya untuk mencegah kerosakan yang disebabkan oleh arus udara dan debu kotor yang berterbangan. Air mata iritasi; dihasilkan ketika mata terkena angin atau pasir (serangga or batu kecil macam habuk). Kedua-dua jenis air mata ni bertindak melindungi. Ketiga, air mata emosional. Air mata emosional ini terkait dengan satu hormon stress namanya prolaktin, yang meningkat serta berhubungan secara positif dengan frekuensi tangisan emosional. Wanita dikatakan memiliki lebih banyak prolaktin yakni sebanyak 6...
ASALAMUALAIKUM W.B.T.   Ya Allah, aku    mohon kepadamu agar hati terus terbuka untuk mengingati-Mu setiap detik dan saat. Bahagia Sebenar. “Nampak ‘happy’ bahagia memanjang, tak pernah rasa ‘down’ atau memang tak pernah sedih? Macam mana boleh sentiasa tenang? Tak pernah stres?” Itulah antara soalan yang sering ditanya kepada saya. Mungkin sebab selalu nampak saya memilih untuk senyum dan ketawa. Tipulah kalau dalam sepanjang hidup ini kita tak pernah langsung rasa sedih, ‘down’, kecewa, ‘frust’, stres dan lain-lain. Tipu sangat. Sejujurnya, jika saya lihat kepada kehidupan saya selama 23 tahun ini, ada terlalu banyak sebab untuk kecewa atau ‘frust’ atau sentiasa sedih. Mungkin ramai susah hendak percaya, tapi itulah hakikatnya. Setiap kali jatuh, kita tak pernah keseorangan, ada orang lagi teruk daripada kita, lagi mencabar daripada kita. Inilah cara yang saya guna setiap kali berhadapan dengan kecewa, ‘frust’ atau pun kesedihan. Seter...